shiafrica.com

Belajar dari Michael Morgan: Bisnis Sejak Umur 13 Tahun, Cuan Rp16 M

Insight

Belajar dari Michael Morgan: Bisnis Sejak Umur 13 Tahun, Cuan Rp16 M

Entrepreneur - MFakhriansyah, Indonesia
03 May 2024 12:00
Michael Morgan. (Dok. Iconic Watch Company) Foto: Michael Morgan. (Dok. Iconic Watch Company)

Jakarta,  Indonesia - Ada pandangan kalau berbisnis adalah soal jam terbang. Semakin dini memulainya, semakin handal juga berbisnis.

Kasus ini terjadi pada perjalanan Michael Morgan. Ia adalah pedagang jam tangan asal Inggris yang punya penghasilan tahunan mencapai US$ 10 juta atau Rp 160 miliar.

Kisah Morgan terjun ke dunia bisnis berangkat dari hobi mengoleksi barang antik. Di usia 13 tahun, Morgan sering mengumpulkan barang antik, salah satunya jam tangan.

Dari uang tabungan, dia banyak membeli jam tangan klasik. Jam tangan pertama yang dibelinya adalah Rolex Submariner seharga US$ 3.500.

Namun, di tengah jalan, dia iseng menjual jam tangan Rolex yang pernah dibeli. Dia menjualnya dengan harga US$ 5.500 dan terjual seharga US$ 5.200 dalam waktu dua hari.

Dia pun untung US$ 1.300. Beranjak dari sini, dia berpikir kalau bisnis jam tangan antik dapat jadi mesin pendulang uang, sehingga memilih mantap berbisnis.

Apalagi dalam perjalanan banyak sekali pemburu barang antik. Intinya, bisnis barang antik masih memiliki pasar. 

Melansir dari Entrepreneur, Morgan yang masih berusia 13 tahun mengaku kesulitan membagi waktu antara sekolah dan bisnis. Alhasil, dia pun mengakali dengan berbisnis di waktu istirahat.

Selama itu pula dia diam-diam melakukan transaksi agar tidak ketahuan pembeli bahwa penjualnya merupakan anak sekolahan. Kendati demikian, Morgan mengaku transaksi jual beli jam tangan secara diam-diam itu bisa mencapai US$ 50.000.

Tentu, itu nominal sangat besar bagi anak sekolah. Kehidupan bisnis ini lantas membuat lebih asyik berbisnis ketimbang bersekolah.

Dia sempat berkuliah di University of Southern California, tapi berhenti karena tak bisa membagi waktu antara bisnis dan sekolah. Setelahnya, Morgan memilih hidup sebagai pemburu dan penjual barang antik.

Dia mengaku sering pergi ke seluruh dunia untuk mendapat jam tangan klasik dan tak pernah lelah mencari. Sebab, itu semua bisa berakhir kepuasan karena Morgan bisa untung banyak dari penjualan.

Dia pernah menjual Rolex Cosmograph Daytona ref.6263 "Paul Newman" tahun 1970 seharga US$ 750.000 kepada seorang kolektor terkemuka di Asia. Situs Entrepreneur mencatat, pria yang kini berusia 25 tahun itu telah berhasil menjual ribuan jam tangan kepada klien di seluruh dunia.

Bahkan, sejak tahun 2017 sampai sekarang pendapatan tahunannya secara pribadi bisa mencapai lebih dari US$ 10 juta atau Rp 160 miliar. Sedangkan, pendapatan kotor perusahaannya bisa mencapai US$ 110 juta atau Rp 1,7 triliun per tahun. 

Beranjak dari pencapaian ini, Morgan memberi pesan bahwa untuk berbisnis dari sesuatu yang disukai. Sebab, jika bermula dari sesuatu yang disukai, maka menjalaninya bisa tanpa bebas karena akan menyenangkan. 

"Manfaatkan passion Anda jika bisa mengarah pada bisnis. Ini membuat semua kerja keras dalam menjalankan bisnis Anda sendiri menjadi jauh lebih menyenangkan," katanya, dikutip Jumat (3/5/2024). 


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

"Ritual" Rahasia Taylor Swift Punya Rp17 T


(mfa/sef)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat