shiafrica.com

Pria Ini Geluti Bisnis 'Gosok Daki', Cuan Rp 485 Juta/Bulan

Insight

Pria Ini Geluti Bisnis 'Gosok Daki', Cuan Rp 485 Juta/Bulan

Entrepreneur - MFakhriansyah, Indonesia
02 May 2024 16:35
Kim Sang Seob (Foto: YouTube TVCHOSUN) Foto: Kim Sang Seob (Foto: YouTube TVCHOSUN)

Jakarta, Indonesia - Perubahan zaman membuat pandangan terhadap suatu pekerjaan juga berubah. Dahulu menjadi pembersih daki atau scrubber banyak digeluti oleh pria.

Namun, kini banyak orang meninggalkan pekerjaan tersebut. Tentu saja karena jijik dan banyak pekerjaan lain yang terlihat lebih "wah".

Semua ini membuat ketidakseimbangan permintaan dan penawaran atas profesi scrubber. Praktis, siapapun yang menggelutinya berpotensi membawa cuan.

Demikianlah yang dilakukan oleh Kim Sang Seob. Pria asal Korea Selatan (Korsel) ini menjadi pembersih daki sejak tahun 1989. 

Sebenarnya di Korsel, para warga memang sering melakukan perawatan kulit. Biasanya dilakukan di spa atau tempat-tempat khusus.

Akibat profesi scrubber sudah ditinggalkan, mereka tak bisa puas merawat kulit. Pada titik ini, Kim melaksanakan pekerjaannya. 

Sesuai namanya, dia bertugas membantu para pengunjung menggosok kulit mati secara profesional di bagian tubuh yang tak terjangkau. Dia menggunakan handuk khusus untuk memijat dan menggosok-gosok kotoran pengunjung.

Awam tentu melihat aktivitas ini sangat menjijikkan tapi tidak bagi Kim. Sejak bekerja dari dekade 1980-an, Kim tak anggap daki sebagai kotoran melainkan hasil karya seni.

"Saya tidak pernah berpikir saya hanya menggosok tubuh. Saya menganggapnya seni. Tubuh di depanku adalah karya seniku," kata Kim dalam acara Ordinary Millionaire, dikutip Kamis (2/5/2024).

Kini, Kim sudah menjadi penggosok daki paling senior di Negeri Ginseng. Dia dijuluki 'Master of Scrubbing oleh banyak orang. Akibat tak ada lagi yang bekerja jadi penggosok daki, Kim selalu mendapat untung selama bekerja.

Dari usia 20 tahun menggosok daki, bisa menghasilkan US$ 3.000 atau Rp48 juta. Bahkan, kini dia tak bekerja sendirian dan sudah mendirikan usaha sendiri.

Di usaha itu, terdapat delapan penggosok daki lain yang bisa mendulang keuntungan hingga US$ 30.000 per bulan atau Rp485 juta. Menurut media lokal Korea Boo, nominal tersebut setara dengan gaji karyawan entry-level di perusahaan besar Korea Selatan.

Tentu, tak semua orang bisa masuk perusahaan besar dan menerima gaji bulanan sebesar itu. Oleh karena itu, pekerjaan menggosok daki sangat menguntungkan. Bisa kaya raya lebih cepat. 

Alhasil, Kim pun berharap pekerjaannya itu dilakoni banyak anak muda lain usai acara tersebut tayang. Korea Boo melaporkan akibat acara itu, pekerjaan scrubber mendapat animo positif. Bisnis Kim pun makin dikenal dan banyak orang. 


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Unik! Bisnis Jual Beli Gajah Dapat "Durian Runtuh", Sempat Viral


(mfa/sef)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat