shiafrica.com

Bursa Suspensi Saham Waskita Karya (WSKT), Ini Alasannya

Bursa Suspensi Saham Waskita Karya (WSKT), Ini Alasannya

Market - Zefanya Aprilia, Indonesia
16 May 2024 20:00
Waskita Karya Foto: dok Waskita Karya

Jakarta, Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan kembali memberikan suspensi pada saham emiten BUMN Karya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) pada 16 Mei 2024. Dalam pengumumannya, BEI menjelaskan Waskita telah menunda pembayaran bunga Ke-20 dan Pelunasan Pokok Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 Seri B (WSKT03BCN4).

"Terdapat informasi bahwa pembayaran Bunga Ke-20 dan Pokok kepada pemegang Obligasi WSKT03BCN4 melalui Pemegang Rekening yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 ditunda," kata bursa dalam pengumumannya, Kamis (16/5/2024).

Dalam rangka menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien, kata BEI, maka mereka memutuskan untuk melakukan penghentian sementara Perdagangan Efek WSKT di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi II Perdagangan Efek tanggal 16 Mei 2024, hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

"Bursa meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," lanjut BEI.

Waskita diketahui telah disuspensi BEI selama 1 tahun pada 8 Mei 2024 lalu dan terancam didepak dari bursa atau mengalami delisting apabila masih belum menyelesaikan permasalahan dan kembali diperdagangkan secara reguler.

Mengacu pada Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-I, bahwa BEI dapat mendelisting saham jika suspensi saham berlangsung sekurang-kurangnya 24 bulan dari waktu pengumuman suspensi. Adapun saham Waskita hingga saat ini telah di suspensi selama 12 bulan berkaitan dengan penundaan pembayaran bunga & pokok obligasi.

Manajemen WSKT sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa suspensi saham akan dibuka setelah seluruh skema restrukturisasi di setujui oleh seluruh kreditur. Artinya perusahaan yakin ancaman delisting dari regulator dapat terhindarkan.

Untuk itu, Manajemen Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan upaya terbaik dalam rangka percepatan proses review secara komprehensif terhadap Master Restructuring Agreement (MRA) dengan seluruh kreditur baik perbankan maupun pemegang obligasi. Perlu diketahui bahwa Manajemen Perseroan saat ini telah berhasil mendapat seluruh persetujuan dari 21 perbankan Himbara maupun swasta dan juga telah mendapat persetujuan restrukturisasi atas 3 seri Obligasi Non Penjaminan terkait usulan skema restrukturisasi Waskita.


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Menteri BUMN Panggil Direksi Waskita & WIKA, Bahas Apa?


(ayh/ayh)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat