shiafrica.com

3 Kader Gerindra Komut BUMN: Nurizka, Simon Mantiri, dan Fuad Bawazier

3 Kader Gerindra Komut BUMN: Nurizka, Simon Mantiri, dan Fuad Bawazier

Market - Tim Redaksi, Indonesia
11 June 2024 18:25
Ilustrasi Partai Gerindra. (Tangkapan Layar Youtube Gerindra TV) Foto: Ilustrasi Partai Gerindra. (Tangkapan Layar Youtube Gerindra TV)

Jakarta, Indonesia - Pengangkatan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebagai komisaris utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berlanjut. Terbaru, anak usaha BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, mengangkat Siti Nurizka Puteri Jaya sebagai komut menggantikan Setya Utama.

"Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Bapak Setya Utama sebagai komisaris utama perseroan terhitung sejak tanggal 15 Mei 2024," tulis manajemen dikutip Selasa (11/6/2024).



Selain menjabat sebagai komut, Siti Nurizka juga merangkap sebagai komisaris independen.

Sebagai informasi Siti Nurizka merupakan anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Perempuan kelahiran 1987 itu merupakan lulusan sarjana dari Universitas Trisakti dan magister Universitas Gadjah Mada.

Di Partai Gerindra, Siti Nurizka sempat menjabat sebagai Kepala Pemberdayaan Wanita DPP Partai Gerindra (2015-2020). Pada periode yang sama, dia juga berstatus sebagai Kepala Hukum Administrasi DPP Partai Gerindra.

Jejak karier politik Rizka juga tercatat di ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pada 2015, Rizka sempat maju sebagai Calon Wakil Bupati Musi Rawas Sumatra Selatan.

Sebelumnya, Kementerian BUMN melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar, Senin (10/6/2024), mengangkat anggota dewan komisaris yang baru di PT Pertamina (Persero) dan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID).

Terdapat dua politikus Partai Gerindra yang memperoleh amanah, masing-masing Simon Aloysius Mantiri sebagai komut merangkap komisaris independen Pertamina dan Fuad Bawazier sebagai komut MIND ID.

Selain Simon, Kementerian BUMN mengangkat Condro Kirono sebagai Komisaris Independen Pertamina. Sedangkan di MIND ID, RUPS Tahunan juga menyetujui pengangkatan Pamitra Wineka sebagai komisaris independen dan Grace Natalie Louisa sebagai komisaris.

Profil singkat Simon dan Fuad
Berdasarkan hasil penelusuran Indonesia, Simon merupakan Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Simon juga sempat menjabat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.

Simon pernah menjadi Personal Assistant to The CEO PT Nusantara Energy, perusahaan milik Prabowo yang bergerak di bidang pertambangan dan perkebunan. Simon merupakan Putra Sulawesi Utara, Desa Kamasi, Tomohon. Pendidikan SMA ditempuhnya di SMA Taruna Nusantara yang berada di Magelang, Jawa Tengah.

Sementara itu, Fuad merupakan mantan menteri keuangan. Ia menjadi menteri di era pemerintahan Presiden Soeharto.

Dilansir detik.com, Fuad bergabung dengan Gerindra sejak tahun 2015. Momen itu terekam dalam pemberitaan detik.com pada 8 April 2015.

"Pak Fuad Bawazier resmi bergabung dengan Gerindra. Mohon izin Pak Amien Rais," kata Prabowo saat menyampaikan pidato politiknya di Kantor DPP Gerindra, Jl RM Harsono, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2015). Amien Rais tersenyum merespons Prabowo.

Nama Fuad Bawazier masuk sebagai anggota Dewan Pembina Gerindra. Sebelum bergabung ke partai berlambang kepala burung Garuda itu, Fuad ikut mendirikan Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Amanat Nasional.


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Jadi Pengendali Vale, Ini Keuntungan Buat BUMN


(miq/miq)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat