shiafrica.com

Diam-Diam Saham Ini Jadi Pilihan Asing Saat IHSG Longsor ke 6.800

Diam-Diam Saham Ini Jadi Pilihan Asing Saat IHSG Longsor ke 6.800

Market - Zefanya Aprilia, Indonesia
12 June 2024 08:05
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia ( Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia ( Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, Indonesia - Setelah berhasil menguat di awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke level psikologis 6.800. Indeks ditutup merosot 0,95% ke posisi 6.855,69 pada perdagangan Selasa (11/6/2024).

Nilai transaksi pada akhir perdagangan kemarin mencapai sekitar Rp 9,2 triliun dengan volume transaksi mencapai 17 miliar lembar saham dan sudah ditransaksikan sebanyak 939.600 kali. Sebanyak 198 saham menguat, 366 saham melemah, dan 215 sisanya cenderung stagnan.

Sementara itu, investor asing kembali melakukan penjualan saham bersih jumbo. Tercatat, asing melepas Rp1,17 triliun di seluruh pasar dan sebesar Rp1,23 triliun di pasar reguler. Di samping itu, asing tercatat hanya memborong sebesar Rp52,25 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Saham perbankan besar masih menjadi top net sell kemarin, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) paling banyak dilego asing mencapai Rp273,9 miliar, lalu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp239,6 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp156,6 miliar.

Kontras, sejumlah saham menjadi penghuni top net foreign buy, seperti emiten Salim-Panigoro, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dan juga emiten ritel PT Map Aktif Perkasa Tbk. (MAPA).

Selengkapnya, berikut daftar saham dengan net buy asing tertinggi pada perdagangan kemarin, Selasa (11/6/2024):

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp78,6 miliar

2. PT Map Aktif Perkasa Tbk. (MAPA) - Rp33,1 miliar

3. PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) - Rp24,0 miliar

4. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) - Rp21,9 miliar

5. PT MD Pictures Tbk. (FILM) - Rp16,1 miliar

6. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp8,8 miliar

7. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp8,8 miliar

8. PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) - Rp8,6 miliar

9. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) - Rp8,1 miliar

10. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) - Rp6,9 miliar


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

IHSG Bertahan di 7.200, Asing Ramai-Ramai Koleksi Saham Ini


(mkh/mkh)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat