shiafrica.com

Ditinggal Pendiri, Saham GOTO Ditutup di Level Terendah Sepanjang Masa

Ditinggal Pendiri, Saham GOTO Ditutup di Level Terendah Sepanjang Masa

Market - Muhammad Khadafi, Indonesia
12 June 2024 08:20
Ilustrasi GoTo. (Dok. gotocompany.com) Foto: Ilustrasi GoTo. (Dok. gotocompany.com)

Jakarta,  Indonesia - Setelah resmi ditinggal para pendiri, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menutup perdagangan pada level paling rendah sepanjang masa. 

GOTO dalam beberapa hari terakhir bertengger di level gocap dan akhirnya pada perdagangan kemarin, Selasa (11/6/2024), ditutup turun 5,36% ke level 53. Kinerja ini melanjutkan tren hari sebelumnya, di mana GOTO ditutup pada harga 56, turun 3,45%.

Sebagai informasi, harga penutupan paling rendah GOTO, yakni pada 30 Oktober 2023. Kala itu GOTO menutup perdagangan dengan harga 56.

Amblesnya saham GOTO seiring dengan pemegang saham emiten teknologi tersebut resmi menyetujui perombakan jajaran direksi dan komisaris perusahaan. Secara resmi seluruh pendiri dan pihak individu pemegang saham Seri B (saham founder) resmi hengkang dari posisi strategis.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Selasa, 11 Juni 2024 RUPSLB setuju untuk tidak memperpanjang jabatan para founder GOTO sebagai komisaris dan direktur perusahaan.

Pendiri Tokopedia William Tanuwijaya dan Presiden Tokopedia Melissa Siska Juminto tidak lagi melanjutkan masa jabatannya sebagai Komisaris dan Direktur GOTO.

Selanjutnya, sosok sentral dalam merger Gojek-Tokopedia dan merupakan co-founder GOTO Andre Soelistyo juga pengunduran dirinya dari dewan komisaris perusahaan telah diterima.

Sebelumnya, pemegang saham juga sepakat merestui Patrick Walujo menjadi pihak yang dapat memiliki saham Seri B atau dikenal sebagai saham founder.

Pemberian saham founder kepada pihak non-pendiri bukan pertama kali dilakukan oleh GOTO. Sebelumnya pemegang saham telah lebih dulu memberikan persetujuan kepada tiga orang lain untuk dapat memiliki saham Seri B GOTO.

Tahun lalu, Catherine Hindra Sutjahyo, Hans Patuwo dan Pablo Malay disetujui oleh pemegang saham untuk dapat menjadi pemegang saham Seri B.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada satupun pihak di luar para founder yang saat ini memiliki saham Seri B yang memberikan hak suara 30 kali lebih besar dari pemegang saham biasa atau saham Seri A.

Adapun GOTO resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 11 April 2024 dengan harga Rp 388. Dengan demikian saat ini harga saham GOTO diperdagangkan 86% di bawah harga penawaran perdana. 


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Video: GOTO Gelar Public Expose, Sahamnya Kok Loyo?


(mkh/mkh)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat