shiafrica.com

Berburu Saham Penghasil Cuan, Lebih Cek Laba Bersih Atau Arus Kas?

Berburu Saham Penghasil Cuan, Lebih Cek Laba Bersih Atau Arus Kas?

My Money - Financial Expert, Indonesia
12 June 2024 06:25
Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Jumat (8/4) sore ditutup naik 83,46 poin atau 1,17 persen menembus level  7.210. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Jakarta, Indonesia - Baik laba bersih maupun arus kas merupakan hal yang harus diperhatikan para investor saat menganalisis laporan keuangan sebuah emiten. Namun jika ditanya seputar mana yang lebih penting, manakah yang harus Anda periksa terlebih dulu?

Tanpa laba atau keuntungan bersih, tidak mungkin bagi sebuah emiten membagikan dividen tunai ke investornya. Dan hal tersebut bisa saja membuat investor enggan berinvestasi di saham tersebut, meskipun emiten yang bersangkutan memiliki pertumbuhan yang baik dalam hal bisnis.

Laba akan dicatat dalam laporan laba rugi yang tertera di laporan keuangan. Anggap saja ketika perusahaan berhasil menjual produknya ke pelanggan, maka transaksi ini akan diakui sebagai penjualan di laporan laba rugi yang disertai dengan biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan.

Lantas apa kabarnya, jika pembayaran atas transaksi ini belum dilakukan pelanggan? Atau perusahaan menerima barang dari supplier, namun belum membayarnya?

Hal itu bisa saja mengakui biaya atas transaksi itu di laporan laba rugi, namun tidak ada pencatatan arus keluar atau masuk di laporan arus kas. Itulah yang menyebabkan adanya selisih angka di laporan laba rugi dan arus kas.

Laporan arus kas sejatinya menunjukkan pergerakan uang masuk dan keluar dari perusahaan, sesuatu yang tidak terdapat dalam laporan laba rugi.

Secara sederhana, laporan arus kas membantu melacak kapan transaksi dalam laporan laba rugi benar-benar mempengaruhi kas. Atau menjelaskan soal kapan penjualan menghasilkan pemasukan dan biaya benar-benar dibayarkan.

Arus kas & laba sama-sama penting

Terkadang, demi mendorong terjadinya penjualan, perusahaan justru memberikan fleksibilitas pada pelanggannya untuk melakukan pembayaran. Mungkin saja, sebagai investor Anda sendiri akan sulit untuk membedakan, apakah transaksi tersebut benar-benar ada atau perusahaan justru melakukan manipulasi terhadap laporan keuangan.

Pada akhirnya, perusahaan yang arus kasnya tidak lancar akan kekurangan kas untuk bisa beroperasi.

Intinya, investor pun harus memperhatikan baik arus kas dan laba secara seksama. Ketika Anda hanya memperhatikan laba saja, informasi yang Anda dapatkan tentu tidak akan utuh.

Semestinya, investor juga berharap perusahaan miliknya bisa menghasilkan kas melalui kegiatan operasinya.

Mau belajar investasi saham dari nol dan memahami laporan keuangan dengan cepat? Silahkan gabung di Webinar Kelas Cuan, Investasi Saham: Roadmap Menuju Kekayaan, yang akan diselenggarakan pada 29 Juni 2024, pukul 09.30 hingga selesai.

Segera daftarkan diri Anda di sini.


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Mana yang Buat Anda Cepat Kaya dari Saham? Growth atau Value Investing


(aak/aak)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat