shiafrica.com

Genosida Gaza Makin Ngeri, Total Warga Palestina Mati Tembus 35.000

Genosida Gaza Makin Ngeri, Total Warga Palestina Mati Tembus 35.000

News - Novina Putri Bestari, Indonesia
16 May 2024 21:40
Palestinians carry the body of a child found in the rubble of a house belonging to the Al-Tanani family, that was destroyed in Israeli airstrikes in town of Beit Lahiya, northern Gaza Strip, Thursday, May 13, 2021. (AP Photo/Abdel Kareem Hana) Foto: Warga Palestina membawa jenazah anak yang ditemukan di reruntuhan rumah milik keluarga Al-Tanani, yang hancur dalam serangan udara Israel di kota Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Kamis, 13 Mei 2021. (AP Photo / Abdel Kareem Hana)

Jakarta, Indonesia - Serangan Israel telah memakan korban jiwa hingga puluhan ribu orang Palestina di Jalur Gaza. Kementerian Kesehatan setempat mencatat, 35.272 warga tewas selama 7 bulan terakhir ini.

Dalam periode yang sama, 79.205 orang terluka. Bahkan, hanya dalam waktu satu hari puluhan orang dinyatakan tewas dan terluka. Sementara itu, masih ada sejumlah orang yang belum ditemukan setelah empat serangan Israel.

"39 orang tewas dan 64 orang terluka dalam empat 'pembantaian' Israel pada keluarga-keluarga di Gaza dalam 24 jam terakhir," tulis laporan itu, dikutip dari Kantor Berita Anadolu, Kamis (16/5/2024).

"Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan jalanan karena tim penyelamat tidak bisa menjangkaunya."

Perang di jalur Gaza dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu. Saat itu 1.200 orang dinyatakan tewas.

Setelah tujuh bulan berlalu, kondisi sangat berubah di Gaza. Tercatat, 85% populasi harus mengungsi di tengah perang tersebut.

Mereka juga harus menghadapi kesulitan mendapatkan makanan, air bersih, dan obat-obatan. PBB melaporkan blokade dilakukan pada kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Aksi Israel ini, menurut Mahkamah Internasional, disebut sebagai genosida. Pihak pemerintahan setempat diharuskan tidak melakukan tindakan tersebut.

Israel juga diminta bisa menjamin bantuan kemanusiaan bisa diberikan kepada para warga sipil di wilayah Gaza.


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Geger Putusan Mahkamah Internasional ke Israel, Ini Respons Dunia


(wia)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat