shiafrica.com

Ikuti Jejak Rusia dan China, Negara Komunis Ini Bela Palestina di PBB

Internasional

Ikuti Jejak Rusia dan China, Negara Komunis Ini Bela Palestina di PBB

News - luc, Indonesia
17 May 2024 07:00
A general view shows a screen of votes during a United Nations General Assembly meeting to vote on a non-binding resolution demanding Foto: AFP/ANGELA WEISS

Jakarta, Indonesia - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan pemungutan suara terkait status Palestina menjadi anggota penuh organisasi dunia tersebut. Mayoritas memberikan dukungannya.

Adapun pemungutan suara ini tak akan berpengaruh pada status Palestina karena keputusan yang mengikat harus diambil di Dewan Keamanan PBB. Bulan lalu, Amerika Serikat (AS) memveto upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh.

Dalam pemungutan suara 'simbolis' terbaru itu, mayoritas negara menyatakan bahwa Palestina memenuhi syarat untuk bergabung dan merekomendasikannya kepada Dewan Keamanan PBB.

Sebanyak 143 negara menyatakan setuju, 25 abstain, dan 9 negara menentang.

Salah satu negara yang mendukung keanggotaan penuh Palestina tersebut adalah Korea Utara. Negeri komunis yang dipimpin Kim Jong Un tersebut sejauh ini menjadi salah satu pendukung Palestina paling vokal, terutama sejak agresi negeri Yahudi ke Gaza.

Adapun Korea Utara tercatat beberapa kali mengecam keras agresi militer Israel, yakni pada 2008, 2015, dan 2021.

Korea utara memang kerap sejalan dengan kebijakan Rusia dan China yang juga menjadi salah satu pendukung utama kemerdekaan Palestina, termasuk memiliki keanggotaan penuh di PBB.


[Gambas:Video ]
Artikel Selanjutnya

Bahaya! Sekjen PBB Peringatkan Israel Makin 'Menggila' ke Palestina!


(luc/luc)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat