shiafrica.com

Video: Bukan Batu Bara, Hidrogen Jadi Sumber Energi Masa Depan RI

Energy Corner

Video: Bukan Batu Bara, Hidrogen Jadi Sumber Energi Masa Depan RI

Indonesia TV, Indonesia
03 June 2024 10:14

Jakarta, Indonesia- PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha PT Pertamina NRE membangun Stasiun Pengisian Hidrogen atau Hydrogen Refueling Station di Jakarta Barat sebagai upaya mendorong percepatan akselerasi penggunaan bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Pertamina NRE menyiapkan 17 titik sumber hidrogen yang akan dibangun dan dikembangkan sebagai energi alternatif terbarukan yang rendah emisi.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan hidrogen yang bersumber dari EBT atau green hydrogen meski saat ini hidrogen masih diproduksi dari gas atau grey hydrogen.

Saat ini potensi produksi hidrogen bersih RI mencapai 32 juta ton per tahun sementara potensi demand dalam negeri sekitar 9,8-13 juta ton sehingga ada peluang untuk ekspor green hydrogen. Meski saat ini persoalan harga dan keekonomian masih menjadi perhatian dalam pengembangan hidrogen hijau.

Sementara CEO PT Pertamina NRE, John Anis mengatakan potensi hidrogen sebagai sumber energi hijau sangat besar meski untuk menjadikan hidrogen sebagai energi pengganti saat ini persoalan daya saing masih menjadi tantangan.

Diharapkan penerapan teknologi yang bisa meningkatkan keekonomian produksi hidrogen hingga sistem distribusi dapat mendorong daya saing hidrogen sebagai sumber EBT di Indonesia. Oleh karena itu, dukungan pemerintah terkait insentif hingga perizinan menjadi sangat penting menjadi hydrogen sebagai bagian dari transisi energi RI.

Seperti apa upaya Pemerintah dan Pertamina NRE mendorong produksi dan pemanfaatan hidrogen sebagai sumber energi masa depan? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi dan CEO PT Pertamina NRE, John Anis dalam Squawk Box,Indonesia (Senin, 03/06/2024)



Terkini Lainnya

Tautan Sahabat