shiafrica.com

Keutamaan dan Tata Cara Sholat Sunnah Utaqo

Keutamaan dan Tata Cara Sholat Sunnah Utaqo

Syariah - Dany Gibran, Indonesia
18 April 2024 16:35
Umat muslim memadati ruang utama masjid Istiqlal di Jakarta, Rabu (3/4/2024) dini hari. ( Indonesia/Faisal Rahman) Foto: Umat muslim memadati ruang utama masjid Istiqlal di Jakarta, Rabu (3/4/2024) dini hari. ( Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, Indonesia - Tata cara sholat utaqo pada bulan Syawal dapat menjadi panduan bagi umat Islam yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut buku Panduan Sholat Sunah Lengkap karya Muhammad Sholikhin, sholat utaqo adalah sholat yang dilakukan sebagai permohonan agar seseorang benar-benar terbebas dari api neraka.

Ibadah ini bisa dikerjakan pada penghujung bulan Ramadan untuk menyempurnakan ibadah yang telah dilakukan, serta bisa juga setelah memasuki bulan Syawal.

Sholat pembebasan, yang terdiri dari delapan rakaat, dijelaskan dalam kitab Zadul Ma'ad karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa sholat ini dikerjakan pada waktu tertentu, bukan sebagai ibadah yang rutin.

Sholat utaqo memiliki sejumlah keutamaan yang patut diperhatikan. Keutamaan-keutamaan ini dijelaskan dalam kitab Al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqqi Azza wa Jalla karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, sebagaimana dinukil dari NU Online. Keutamaan sholat utaqo di antaranya adalah sebagai bentuk permohonan agar benar-benar terbebas dari api neraka.

قال النبي صلى الله عليه وسلم: والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلي هذه الصلاة إلا أنبع الله له ينابيع الحكمة في قلبه وأنطق به لسانه وأراه داء الدنيا ودواءها. والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلي هذه الصلاة كما وصفت لا يرفع رأسه من آخر سجدة حتى يغفر الله له وإن مات مات شهيدا مغفورا له. والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلي هذه الصلاة في السفر إلا سهل الله عليه السير والذهاب إلى موضع مراده. وإن كان مديونا قضى الله دينه. وإن كان ذا حاجة قضى الله حوائجه. والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلى هذه الصلاة إلا أعطاه الله تعالى بكل حرف وبكل آية مخرفة في الجنة. قيل وما مخرفة يا رسول الله ؟ قال صلى الله عليه وسلم: بساتين في الجنة يسير الراكب فى ظل شجرة من أشجارها مئة سنة ثم لا يقطعها

Artinya: "Rasulullah SAW bersabda, 'Demi Allah, Tuhan yang mengutusku dengan haq, tiada seorang hamba yang mengerjakan sholat ini, melainkan Allah alirkan mata air hikmah di hatinya; Allah gerakkan lisannya untuk mengucapkan kalimat-kalimat mengandung hikmah; dan Allah perlihatkan kepadanya penyakit sekaligus obat dunia. Demi Allah, Tuhan yang mengutusku dengan haq, tiada seorang hamba yang mengerjakan sholat ini sebagaimana aku tunjukkan, melainkan Allah mengampuninya setiap kali ia mengangkat kepalanya dari sujud. Kalaupun ia meninggal, maka kematiannya dinilai sebagai syahid yang membawa ampunan Ilahi. Demi Allah. Tuhan yang mengutusku dengan haq, tiada seorang hamba yang mengerjakan sholat ini di perjalanan, melainkan Allah mudahkan perjalanan berangkat hingga pulang ke tempat yang dituju. Kalaupun ia tengah menanggung utang, niscaya Allah akan menutup utangnya. Kalaupun ia sedang berhajat, niscaya Allah luluskan hajatnya."

Sholat utaqo bisa diartikan sebagai sholat pembebasan, karena Allah SWT akan membebaskan orang yang melaksanakan sholat sunah ini dari himpitan utang dan akan mengabulkan hajat-hajat mereka. Oleh karena itu, setelah sholat utaqo, kita juga dapat berdoa untuk hajat-hajat yang diinginkan.


Tata Cara Sholat Utaqo

Sholat utaqo dapat dilakukan baik pada siang maupun malam hari, serta pada tanggal berapapun di bulan Syawal, seperti yang dikutip dari NU Online. Hal ini karena tidak ada ketentuan tertentu mengenai tanggal pelaksanaannya.

Sholat utaqo terdiri dari delapan rakaat dan bisa dilakukan dengan dua atau empat kali salam. Setelah membaca surah Al-Fatihah di setiap rakaatnya, disarankan untuk membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 15 kali.

Setelah salam, dianjurkan untuk berzikir tasbih sebanyak 70 kali dan bersholawat kepada Rasulullah SAW sebanyak 70 kali. Setelah berzikir dan bersholawat, disarankan untuk berdoa seperti doa biasanya setelah sholat.


[Gambas:Video ]

(hsy/hsy)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat